ALIANSI.id — Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit 08 Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe menggelar aksi donor darah pada Minggu, 14 Juni 2026. Sukarelawan menyelenggarakan donor darah ini untuk memperingati Milad ke-57 kampus dan Hari Donor Darah Sedunia.
Aksi kemanusiaan tersebut bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah masyarakat yang memerlukan. Pihak panitia menyelenggarakan acara ini di lingkungan kampus setempat dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Selain itu, panitia menjalin kerja sama erat dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kabupaten Aceh Utara. Organisasi Blood For Life Foundation (BFLF) juga bertindak sebagai sponsor utama dalam menyukseskan agenda sosial ini.
Selanjutnya, sejumlah institusi militer dan kepolisian setempat turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan donor darah. Instansi tersebut meliputi Satuan Radar 102, Sat Brimob Polda Aceh, serta Korem 011/Lilawangsa.
Di samping itu, Polres Lhokseumawe, Denpomal Lhokseumawe, dan Mako Lanal Lhokseumawe ikut mengawal kelancaran acara. Pengurus PMI Provinsi Aceh juga mengapresiasi tinggi sinergi lintas sektor ini.
Apresiasi dari Rektorat
Lebih lanjut, Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menghadiri langsung kegiatan tersebut. Rektor menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang menyukseskan aksi donor darah.
Menurut Prof. Danial, aksi donor darah merupakan bentuk pengabdian sosial nyata dengan nilai kemanusiaan yang sangat tinggi. Rektor juga mengajak seluruh civitas akademika kampus untuk terus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.
Sementara itu, KSR-PMI Unit 08 UIN SUNA, Lufita Agnessa Helsinky, memberikan penjelasan tambahan. Ia menegaskan bahwa momen ini berfungsi memperkuat kerja sama dan pengabdian masyarakat luas.
Kemudian, kerja keras seluruh panitia berhasil mengumpulkan sebanyak 50 kantong darah sehat dari para pendonor. Pihak UDD PMI Aceh Utara segera menyalurkan darah kepada pasien.
Pencapaian target tersebut menjadi bukti nyata kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam gerakan kemanusiaan. Seluruh rangkaian kegiatan donor darah dapat berlangsung dengan tertib, aman, serta lancar.
Pada akhir acara, panitia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh masyarakat yang mendonorkan darah. Panitia berharap masyarakat dapat menjadikan kebiasaan mendonorkan darah sebagai gaya hidup yang sehat. []
