Indeks
Lhokseumawe, News  

Ke Mana Arah SMUR Lhokseumawe-Aceh Utara? Begini Komitmen Afrizal Zikri Ketua Baru Terpilih

Afrizal Zikri, terpilih secara resmi sebagai Ketua SMUR Lhokseumawe-Aceh Utara dalam forum Muswil di Lhokseumawe
Afrizal Zikri, terpilih secara resmi sebagai Ketua SMUR Lhokseumawe-Aceh Utara dalam forum Muswil di Lhokseumawe, Sabtu (18/4/2026). đź“·: Dok. SMUR

ALIANSI.id — Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat (SMUR) Wilayah Lhokseumawe-Aceh Utara resmi menetapkan Afrizal Zikri sebagai ketua wilayah baru. Penetapan ini bermuara dari hasil Musyawarah Wilayah yang berlangsung secara demokratis dan penuh dinamika ideologis di Tenggo Coffee, pada Sabtu, 18 April 2026.

Afrizal Zikri memenangkan mandat kepemimpinan tersebut melalui proses partisipatif seluruh anggota organisasi. Forum ini menjadi momentum refleksi untuk menentukan arah gerakan mahasiswa di tengah kompleksitas sosial-politik saat ini.

Panitia musyawarah mengusung tema besar bertajuk “Ke Mana Arah Organisasi Revolusioner?” sebagai landasan konsolidasi. Tema tersebut bertujuan mengkritik stagnasi gerakan mahasiswa yang selama ini sering terjebak pada simbolisme semata.

Melalui forum ini, para kader SMUR melakukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas praksis organisasi. Mereka berkomitmen memperkuat kembali fondasi perjuangan yang sempat mengalami kejenuhan gerakan.

Dalam sambutannya, Afrizal Zikri menegaskan bahwa organisasi revolusioner tidak boleh berkompromi dengan elite kekuasaan. Ia mengajak seluruh anggota untuk kembali memperkuat basis massa dan membela rakyat tertindas.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kritis yang independen dari kepentingan oligarki. Afrizal berkomitmen membawa SMUR tetap berada pada jalur perjuangan rakyat yang murni.

“Arah organisasi revolusioner tidak boleh kabur. Ia harus jelas: melawan ketidakadilan, membongkar struktur penindasan, dan hadir bersama rakyat, bukan sekadar berbicara atas nama mereka,” tegas Afrizal.

Terpilihnya Afrizal Zikri menandai babak baru bagi SMUR dalam menjawab tantangan zaman yang kian berat. Kepemimpinan baru ini berupaya mengarahkan organisasi menuju gerakan yang lebih tajam dan terorganisir.

Selain itu, SMUR menegaskan posisi mereka sebagai mitra kritis bagi setiap kebijakan yang merugikan masyarakat luas. Organisasi ini akan terus mengawal isu-isu kerakyatan di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara. []

Editor : RedaksiSumber : Ril
Exit mobile version