ALIANSI.id — Yayasan Cipta Muda Berbahagia Indonesia menyelenggarakan kegiatan Community Hangout bertema “Trash to Treasure Hangout” di Museum Kota Lhokseumawe pada Minggu (17/5/2026). Organisasi ini mengajak generasi muda mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai guna dan estetis untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan.
Ajang ini menjadi wadah silaturahmi, kolaborasi, serta edukasi bagi berbagai komunitas pemuda di Kota Lhokseumawe. Pihak penyelenggara mengangkat isu limbah karena masyarakat masih tinggi menggunakan plastik dan kurang optimal mengelola sampah.
Sementara itu, panitia memilih Museum Kota Lhokseumawe sebagai lokasi untuk mendukung pelestarian budaya dan sejarah daerah. Kehadiran para peserta di museum harapannya dapat menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap warisan budaya lokal.
Acara berlangsung hangat melalui sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta perkenalan komunitas pemuda. Sejumlah organisasi seperti Cendikia Foundation, Forum GenRe, dan Duta Wisata Lhokseumawe turut mendukung kegiatan ini.
Selain itu, UKM Sanggar Seni Politeknik, Aceh Islamic Youth Community, HIMASI, dan Talenta Kita juga menghadiri acara tersebut. Founder Yayasan Cipta Muda Berbahagia Indonesia berharap kegiatan ini memperkuat kolaborasi antargenerasi muda untuk menciptakan dampak sosial positif.
Dalam sambutannya, Founder Yayasan Cipta Muda Berbahagia Indonesia menegaskan pentingnya kontribusi nyata dari para pemuda.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan. Melalui kreativitas dan kolaborasi, limbah dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat,” ujarnya. []
