ALIANSI.id — Sebanyak 22 mahasiswa Universitas Islam Aceh (UIA) berhasil lolos tahap pertama Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dari Bank Indonesia (BI). Pihak kampus menerima penyaluran bantuan tersebut di Ruang Rapat Kampus Paya Lipah, Bireuen, pada Senin (8/6/2026).
Terkait hal itu, Bank Indonesia resmi mengubah nama program Beasiswa Bank Indonesia menjadi Bantuan Pendidikan Kebanksentralan BI. Program strategis ini menyasar sejumlah perguruan tinggi mitra di bawah wilayah kerja BI Perwakilan Lhokseumawe.
Selanjutnya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIA, Edi Mizwar M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas kelanjutan program sinergi tersebut. Ia mengingatkan para mahasiswa penerima manfaat agar mengoptimalkan seluruh fasilitas akademik menggunakan dana bantuan tersebut.
“Kami berharap bantuan pendidikan kebanksentralan ini dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin. Utamanya untuk membantu kelancaran proses kegiatan akademik serta pemenuhan kebutuhan penunjang lain yang memudahkan studi mahasiswa,” ujar Edi Mizwar di sela-sela kegiatan serah terima bantuan.
Edi menjelaskan bahwa pihak BI memberikan bantuan tahap pertama ini khusus kepada 22 mahasiswa yang memenuhi syarat. Para penerima berasal dari program studi Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam, dan Manajemen Pendidikan Islam.
Lebih lanjut, pihak kampus berharap kuota bantuan tahap kedua sebanyak 55 mahasiswa dapat terpenuhi sepenuhnya. Harapan ini muncul karena mengingat sejumlah mahasiswa sudah memasuki tahun akademik baru.
“Hanya ada 22 orang yang berhasil lolos untuk tahap pertama ini program studi yang sesuai dengan syarat dan ketentuan dari pihak BI. Kita berharap pada tahap kedua nantinya sebanyak 55 kuota bisa terpenuhi karena mengingat sejumlah mahasiswa sudah memasuki pada tahun akademik baru,” pungkasnya.
Akselerasi Literasi Keuangan
Sementara itu, tim pengelola beasiswa sekaligus Pembina Generasi Baru Indonesia (GenBI) komisariat UIA turut menghadiri acara tersebut. Pembina GenBI, Aulia Fitri M.M. dan Khadijatul Musanna M.H., memberikan arahan strategis mengenai orientasi pergerakan komunitas ke depan.
Aulia Fitri menjelaskan bahwa pengurus akan mengakselerasikan program kerja GenBI UIA pada aspek edukasi publik. Komunitas mahasiswa ini fokus memperluas literasi keuangan masyarakat secara masif.
Selain itu, pengurus akan menyinkronisasikan aktivitas komunitas dengan tugas pokok dan fungsi Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe. Sinergi ini bertujuan mengenalkan kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas keuangan kepada masyarakat luas. []
