ALIANSI.id — Lembaga Amil Zakat (LAZ) Islamic Relief Indonesia (Yayasan Relief Islamic Indonesia/YRII) resmi membuka kantor operasional baru di Banda Aceh, Jumat (21/8/2026). Pembukaan kantor tersebut ditandai dengan penyerahan buku rekening tabungan secara langsung kepada 20 anak yatim penerima manfaat program sponsorship.
Penyerahan rekening ini menjadi bentuk nyata komitmen Islamic Relief dalam memberikan dukungan finansial berkelanjutan bagi anak-anak yang membutuhkan. Saat ini, program sponsorship Islamic Relief Indonesia telah menyokong sekitar 1.300 anak yatim yang tersebar di empat provinsi, termasuk Provinsi Aceh.
Selain berfokus pada kesejahteraan anak yatim, Islamic Relief Indonesia merancang kehadiran kantor LAZ di Banda Aceh untuk memperkuat penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, sedekah, serta donasi. Lembaga ini mengarahkan program utamanya pada bantuan keluarga kurang mampu, penguatan ketahanan ekonomi, pembangunan hunian layak, serta perlindungan masyarakat rentan.
Guna mewujudkan program-program berkelanjutan tersebut, LAZ YRII berniat mempererat kolaborasi dengan pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, komunitas, dan para dermawan.
Langkah kolaboratif ini sejalan dengan tema grand opening yang mereka usung, yaitu “Menguatkan Silaturahmi, Membangun Kepercayaan, Menyalurkan Amanah Umat” dengan tagline “Amanah Umat, Untuk Kemaslahatan Masyarakat”.
Pihak manajemen optimistis bahwa keberadaan kantor operasional di Aceh dapat mengoptimalkan pengelolaan dana umat secara profesional, transparan, dan amanah.
“Kami berharap ke depan semakin banyak anak yatim yang mendapatkan sponsor dan semakin banyak para dermawan yang mempercayakan amanahnya melalui LAZ YRII. Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, insyaAllah lebih banyak manfaat yang dapat kita hadirkan bagi masyarakat Aceh,” ujar perwakilan Islamic Relief Indonesia.
Acara peresmian kantor baru ini dihadiri oleh jajaran penting internal lembaga, di antaranya CEO YRII Teuku Candra Kirana serta Area Koordinator YRII Aceh Yusrizal Puteh beserta seluruh staf.
Sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat daerah turut mengapresiasi dan menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Staf Ahli Bidang Keistimewaan, Kemasyarakatan, dan SDM Kota Banda Aceh Ridwan, S.Ag., M.Pd. yang mewakili Wali Kota Banda Aceh, Sekretaris Komisi II DPRA T. Heri Suhadi, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs. H. Azhari, serta perwakilan Dinas Sosial Provinsi Aceh Mahdani Mukhtar.
Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), Direktur Tsunami and Disaster Mitigation Research Center USK, Ketua Baitul Mal Aceh, Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar, perwakilan Pemko Lhokseumawe (Bukhari), Muspika Kecamatan Jaya Baru, serta perangkat Gampong Lamteumen Timur.
Rangkaian acara grand opening diakhiri dengan silaturahmi bersama para sahabat dari lembaga filantropi kemanusiaan Aceh, mitra perbankan dan perusahaan, serta keluarga penerima manfaat (mustahik) program YRII. []
