ALIANSI.id — Bencana banjir dan tanah longsor menggerus sebagian badan Jalan KKA (eks-PT Kertas Kraft Aceh) di Desa Babussalam, Kecamatan Bukit, hingga memutus total akses transportasi yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah.
Pengamatan langsung di lokasi pada Minggu (12/7/2026) memperlihatkan hancurnya fondasi jalan akibat kehilangan daya dukung tanah setelah terjangan banjir mengikis habis area penyangga tersebut.
Bencana hidrometeorologi pada November 2025 ini menyebabkan beton jalan runtuh ke dasar sungai dan memicu erosi parah pada tebing di sekitarnya yang sampai mengubah arah aliran arus air. Selain memutus urat nadi transportasi, ambruknya jalan ini juga langsung melumpuhkan aktivitas ekonomi serta menghambat distribusi hasil pertanian masyarakat setempat.
Melihat dampak tersebut, warga yang nekat mendekati area kejadian kini menghadapi ancaman bahaya yang jauh lebih besar. Retakan baru yang masih terus menjalar di sepanjang sisa badan jalan sangat membahayakan keselamatan warga dan meningkatkan risiko kecelakaan yang fatal.
Akibat terputusnya jalur utama ini, masyarakat terpaksa mencari rute lain yang memakan waktu lebih lama demi bisa beraktivitas. Situasi darurat ini menuntut pemerintah daerah segera turun tangan membangun kembali ruas jalan tersebut dengan penguatan fondasi yang jauh lebih kokoh dari sebelumnya.
Sebagai langkah jangka pendek, warga sangat berharap pemerintah dapat segera membuka jalur pengalihan yang layak. Penyediaan rute alternatif yang representatif ini menjadi kebutuhan mendesak guna memulihkan konektivitas antarkabupaten sekaligus menjamin keselamatan para pelintas selama proses perbaikan berlangsung. []
*Tulisan di atas merupakan hasil liputan jurnalisme warga yang diproduksi oleh Lembaga Pers Mahasiswa Hukum (LPMH) Universitas Malikussaleh.
