ALIANSI.id — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO menyelenggarakan kegiatan doa bersama dan pemberian santunan kepada 110 anak yatim di Aula Kantor Camat Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Minggu (4/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah operasional sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Anak-anak yatim yang hadir berasal dari 11 gampong (desa) di wilayah Kecamatan Muara Satu. Dalam suasana penuh khidmat, para penerima santunan duduk berdampingan dengan para pekerja PHE NSO serta jajaran undangan yang hadir.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif PHE NSO. Menurutnya, kepedulian perusahaan terhadap aspek sosial dan sinergi dengan pemerintah daerah sudah terjalin dengan sangat baik.
“Kegiatan pemberian santunan dan doa bersama ini bukan sekedar bentuk kepedulian sosial. Tetapi, wujud nyata kebersamaan dan empati terhadap anak-anak kita yang membutuhkan perhatian,” ujar Yulinda.
Ia juga menyoroti kondisi sebagian wilayah Aceh yang saat ini sedang dilanda bencana banjir, sehingga aksi kepedulian sosial seperti ini menjadi sangat relevan.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menumbuhkan rasa kepedulian, kebersamaan dan saling mendoakan,” tambahnya.
Selain memberikan dukungan moril, Yulinda turut memotivasi para anak yatim agar terus menggali potensi diri demi meraih masa depan yang gemilang.
Sementara itu, Pjs Field Manager PHE NSO, Hasanuddin Husin, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk rasa syukur atas kelancaran seluruh aktivitas pekerjaan perusahaan. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kepedulian sosial adalah pilar penting bagi PHE NSO.
“Kami berharap dapat bergandengan tangan dan merawat mata rantai kepedulian di lingkungan sekitar,” kata Hasanuddin.
Ia menambahkan bahwa PHE NSO berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja produksi migas sembari memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar. Ia pun memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar operasional perusahaan dapat berjalan berkelanjutan.
“Kami memohon doa agar diberikan kelancaran dan kemudahan sehingga bisa berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi sekaligus memberikan manfaat untuk masyarakat di sekitar operasional,” ungkap Hasanuddin.
Melalui kegiatan ini, PHE NSO menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pengelola hulu migas, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang hadir untuk berbagi demi terciptanya keharmonisan dan keberlanjutan bersama. []
