Indeks
News  

PII Dorong Penguatan Wirausaha Pelajar Indonesia

Suasana Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 di Puspa Komdigi, Jakarta
Suasana Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PII 2026 dan Harlah PII Wati ke-62 di Puspa Komdigi, Jakarta, Jumat (11/9/2026). đź“·: Dok. PB PII/HO

ALIANSI.id — Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) mendorong penguatan kewirausahaan di kalangan pelajar dan generasi muda agar mereka memiliki kemandirian ekonomi.

Dorongan tersebut menjadi fokus utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PII Tahun 2026 sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) PII Wati ke-62 yang berlangsung di Puspa Komdigi, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Ketua Umum PB PII, Amsal Alfian, menilai Indonesia harus merespons bonus demografi dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, ia meminta generasi muda mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang tangguh untuk menyongsong Indonesia Emas.

“Anak muda harus berani keluar dari zona nyaman. Pelajar Islam Indonesia siap berada di berbagai posisi dan mengambil peran untuk ikut mewujudkan kesejahteraan Indonesia,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Selanjutnya, Amsal menegaskan bahwa PII mengemban tanggung jawab membentuk kader sejak usia pelajar hingga perguruan tinggi melalui proses pendidikan yang berkelanjutan. Ia menyebut kemandirian ekonomi harus berjalan beriringan dengan penguatan intelektualitas.

“PII berfokus pada intelektualitas, kecerdasan, sikap kritis, dan keberanian untuk turun langsung ke lapangan. Ini merupakan bagian dari budaya pendidikan dan budaya kecerdasan yang akan terus kami bangun,” katanya.

Selain membangun kemandirian ekonomi, Amsal juga memaparkan langkah strategis organisasi untuk menempatkan diri sebagai mitra pemerintah yang konstruktif. Ia menyatakan PII tidak sekadar mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengawal pembangunan ekonomi yang berbasis desa.

Terkait dengan hal tersebut, PII sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal untuk memperkuat peran pelajar dalam memberdayakan masyarakat desa.

“Indonesia harus dibangun mulai dari desa. Ketika desa hidup dan berkembang, masyarakat tidak harus datang ke Jakarta hanya untuk mencari penghidupan. Desa harus mampu menjadi pusat pertumbuhan dan melahirkan generasi yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional,” ujarnya.

Amsal juga memastikan organisasinya akan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga negara.

“Kami ingin menjadi mitra strategis yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberikan solusi. Jika ada kebijakan yang baik, kami akan memberikan dukungan. Jika ada yang perlu diperbaiki, kami juga akan menyampaikan kritik secara konstruktif,” ujar Amsal menegaskan.

Menanggapi inisiatif dan semangat tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, Dr. Ir. Suwandi, M.Si., yang hadir memberikan keynote speech sekaligus membuka acara secara resmi, mengapresiasi kontribusi PII.

Sekjen Kementan memandang organisasi pelajar dan pemuda memiliki posisi penting dalam mengawal kebijakan pemerintah, termasuk dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Selamat ulang tahun yang ke-62 untuk PII Wati. Semoga semakin sukses dan terus memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” ujar Suwandi.

Sebagai informasi, Rapimnas PII 2026 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 September 2026. Ketua Organizing Committee (OC) Rapimnas PII 2026, Fariski Adwari, melaporkan bahwa forum ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus untuk mengonsolidasikan organisasi secara nasional.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun dan memperkuat infrastruktur organisasi PII di seluruh Indonesia. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” kata Fariski.

Forum ini merumuskan sejumlah rekomendasi strategis yang nantinya akan diserahkan PII kepada kementerian dan lembaga terkait sebagai wujud kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Acara pembukaan Rapimnas turut menghadirkan jajaran Pembina PB PII, Ketua Korps PII Wati Melisa, Pembina PB PII Madinatul Fadhilah, S.H., Direktur Future Minds Global Putri Husna, perwakilan Polda Metro Jaya, organisasi Kelompok Cipayung, serta perwakilan pengurus PII dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. []

Editor : Abe
Exit mobile version