ALIANSI.id — Universitas Islam Aceh (UIA) meraup empat penghargaan sekaligus menyepakati kerja sama strategis dengan 81 perguruan tinggi dalam Annual International Conference on Islamic Religious Education (AICIRE) 2026. Konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Program Studi Pendidikan Agama Islam Indonesia (PPPAII) ini berlangsung di Hotel Grand Tjokro, Bandung, Jawa Barat, pada 14–16 Juli 2026.
Dalam forum yang mengusung tema “Transforming Islamic Religious Education for National Quality and Global Competitiveness” tersebut, Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) UIA meraih penghargaan “Top International Recognition of PAI Study Program”.
Selain apresiasi institusi, Ketua Prodi PAI UIA, Sitti Fathir Rahmah, M.Pd., juga menyabet tiga penghargaan individu, yakni “Top Lecturer in Student-Centered PAI Learning”, “Top Lecturer in PAI Research Innovation”, dan “Top Lecturer in Community-Based PAI Empowerment”.
Selain penerimaan penghargaan, Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., melakukan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) multipihak bersama PPPAII dan 81 perguruan tinggi penyelenggara Prodi PAI se-Indonesia. Kemitraan ini mencakup penguatan tridharma perguruan tinggi, penjaminan mutu, kolaborasi riset, publikasi ilmiah, hingga perluasan jejaring akademik nasional dan internasional.
Di tingkat operasional, implementasi kerja sama tersebut dikoordinasikan langsung oleh Kaprodi PAI UIA. Pada kesempatan yang sama, Sitti Fathir Rahmah juga bertindak sebagai pemakalah (paper presenter) yang memaparkan hasil penelitiannya di hadapan peserta konferensi internasional.
Sebagai bagian dari penguatan kualitas lulusan, PAI UIA saat ini tengah mengembangkan inovasi research and development (R&D) berupa Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) digital. Dokumen digital ini dirancang untuk mencatat kompetensi, pengalaman organisasi, kepemimpinan, sertifikasi, hingga rekam jejak pengabdian masyarakat secara komprehensif sebagai portofolio pendukung lulusan saat memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi.
Kaprodi PAI UIA, Sitti Fathir Rahmah, M.Pd., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh sivitas akademika di kampus.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memperluas jejaring internasional demi menghadirkan manfaat nyata bagi mutu lulusan,” ujar Sitti di Bandung.
Sementara itu, Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., menegaskan bahwa partisipasi aktif serta pencapaian di AICIRE 2026 selaras dengan komitmen universitas dalam merespons tantangan pendidikan tinggi modern.
“Penguatan kolaborasi, inovasi, dan internasionalisasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, serta mampu bersaing di tingkat global,” kata Nazaruddin. []






