ALIANSI.id — Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Studi Mahasiswa (UKM-KSM) Creative Minority Universitas Malikussaleh (Unimal) resmi menyelenggarakan tahap Pra-Pendidikan dan Pelatihan (Pra-Diklat) sebagai bagian dari rangkaian Open Recruitment Diklat Muda XII. Kegiatan yang bertujuan menyiapkan kader kreatif ini berlangsung di Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, pada Minggu (26/4/2026).
Sebanyak 58 peserta mengikuti tahapan ini setelah sebelumnya dinyatakan lulus pada seleksi Workshop Creative. Pra-Diklat ini dirancang sebagai pembekalan intensif sebelum para calon anggota memasuki tahap inti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) mendatang.
Ketua Panitia, Muhammad Agiel, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang masih bertahan hingga tahap ini. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai karakter dalam mengikuti setiap proses organisasi.
“Selamat atas pencapaian hingga tahap ini dan selamat melanjutkan perjuangan ke depan. Jalani setiap proses dengan semangat, integritas, dan komitmen untuk terus berkembang.” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Creative Minority, Sartika, menekankan bahwa lulusnya para peserta ke tahap Pra-Diklat merupakan langkah awal bagi mereka untuk menunjukkan kontribusi nyata bagi organisasi dan pengembangan diri.
“Selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos ke tahap Pra-Diklat. Keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi kalian sebagai individu terpilih untuk terus mengasah potensi, menjaga semangat, dan memberikan kontribusi terbaik dalam setiap proses yang akan dijalani.” ungkap Sartika.
Rangkaian acara dimulai dengan proses registrasi peserta, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan mendalam serta pemaparan mengenai berbagai divisi yang ada di lingkungan Creative Minority. Selain mendapatkan pengenalan struktural, para peserta juga dibekali dengan materi persiapan teknis maupun mental untuk menghadapi tahap Diklat selanjutnya.
Melalui tahapan Pra-Diklat ini, UKM-KSM Creative Minority berharap dapat menumbuhkan motivasi dan komitmen yang kuat pada diri peserta. Langkah ini diambil guna memastikan lahirnya generasi kreatif yang mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas. []






