ALIANSI.id — PT Pertamina EP (PEP) Rantau meraih penghargaan sebagai pemenang dalam ajang Kompas Lestari Awards 2026 di Jakarta, Rabu (22/7/2026). Anak perusahaan Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 1 ini menyabet penghargaan tertinggi pada kategori Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) melalui program Harmoni Inklusif.
Program Harmoni Inklusif berhasil membangun model penanggulangan bencana yang inklusif di Kabupaten Aceh Tamiang. PEP Rantau melibatkan penyandang disabilitas sebagai aktor utama dalam proses mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, menerima langsung penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini membuktikan program pemberdayaan perusahaan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung praktik bisnis berkelanjutan.
“Pengakuan di Kompas Lestari Awards 2026 menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga menciptakan nilai bersama melalui penerapan prinsip ESG. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari masyarakat, pemerintah, akademisi, hingga mitra kerja yang bersama-sama membangun kemandirian dan keberlanjutan di wilayah operasi,” ujar Iwan dalam keterangan media, Jumat (24/7/2026).
Iwan menambahkan bahwa PEP Rantau akan terus memperkuat inovasi sosial melalui program-program yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Perusahaan juga berkomitmen menghadirkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Ajang Kompas Lestari Awards 2026 turut mencatatkan apresiasi bagi unit operasional Pertamina lainnya. Program Lirik UMKM Center dari Pertamina EP Lirik Field menembus posisi finalis kategori Innovative Partnership melalui kolaborasi bersama Politeknik Negeri Bengkalis dalam memperkuat kapasitas UMKM lokal.
Selain itu, PHE Jambi Merang menjadi finalis kategori Relation with Local Communities melalui program Beeyond Honey. Program tersebut mengintegrasikan konservasi lebah madu, restorasi gambut, inovasi teknologi, serta peningkatan ekonomi masyarakat.
Rangkaian capaian ini semakin mempertegas komitmen Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 1 dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat pelestarian lingkungan, perusahaan terus membangun kemitraan multipihak guna mendorong pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah operasinya. []






