Bukan Sekadar Ngopi, Ini Misi Khusus Kapolda Kumpulkan Influencer di Banda Aceh

Avatar
Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah berdiskusi santai dengan puluhan influencer muda dalam kegiatan "Saweu Keude Kupi" di Banda Aceh
Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah berdiskusi santai dengan puluhan influencer muda dalam kegiatan "Saweu Keude Kupi" di Banda Aceh, Jumat (17/4/2026). đź“·: Dok. Polda Aceh

ALIANSI.id — Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, mengumpulkan puluhan influencer muda dalam kegiatan “Saweu Keude Kupi” di D’Kupi Aceh, Banda Aceh, Jumat (17/4/2026). Pertemuan santai di warung kopi ini membawa misi khusus untuk menjaga ketertiban ruang digital.

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo dan jajaran Pejabat Utama Polda Aceh turut mendampingi Kapolda. Sebanyak 30 pembuat konten dari berbagai platform media sosial terlibat aktif dalam diskusi tersebut.

Baca juga :  Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97, Kapolda Aceh Serukan Semangat Juang Generasi Muda

Kapolda Aceh menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan membangun sinergi antara kepolisian dan generasi muda. Pihaknya ingin para pemengaruh di media sosial berperan aktif menyebarkan informasi positif kepada masyarakat.

Selain itu, kepolisian berupaya meningkatkan literasi hukum para pengguna media sosial. Langkah ini sekaligus menjadi strategi Polri untuk memperkuat citra institusi di mata publik.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak para influencer untuk berkolaborasi dengan Polda Aceh dalam menyajikan informasi yang berimbang, menghindari konten yang berpotensi melanggar hukum, serta turut mendukung publikasi kegiatan kepolisian agar dapat tersampaikan secara luas dan efektif,” ujar Kapolda.

Baca juga :  Kapolda Aceh Cek Kapal Patroli Antareja 7007 BKO Baharkam Mabes Polri

Para influencer menyambut baik sikap terbuka Kapolda yang merangkul aspirasi anak muda. Mereka menilai pendekatan humanis ini efektif untuk menghapus jarak antara polisi dan masyarakat.

Bahkan, perwakilan influencer mengajak generasi muda agar tidak lagi merasa takut kepada personel Polri. Mereka mendorong interaksi langsung yang lebih aktif guna menciptakan suasana keamanan yang kondusif.

Baca juga :  UIA Gelar Bedah Borang DKPS dan LED 2.0 untuk Prodi Pendidikan Bahasa Arab

Polda Aceh berharap kolaborasi ini memperkuat komunikasi strategis di era digital. Peran influencer sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui informasi yang akurat, masyarakat dapat menerima pesan kepolisian secara lebih cepat. Kegiatan ini menutup rangkaian agenda dialog publik dengan optimisme kemitraan yang berkelanjutan. []

Editor : Redaksi
Sumber : Ril