ALIANSI.id — Program Studi S1 Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Aceh (UIA) secara resmi memulai tahapan Asesmen Lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat UIA Kampus Paya Lipah, Bireuen, Senin–Selasa (11–12/8/2026).
Agenda kelembagaan ini menjadi langkah strategis universitas dalam mengakselerasi penjaminan mutu dan pembenahan tata kelola akademik.
Kegiatan evaluasi dibuka secara resmi oleh Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa proses reakreditasi diposisikan sebagai cermin objektif untuk memotret performa Tridharma Perguruan Tinggi—mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—agar selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi.
“Bagi kami, akreditasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan cermin kualitas untuk melihat sejauh mana performa akademik di program studi ini telah selaras dengan standar nasional. Masukan konstruktif dari tim asesor akan menjadi peta jalan (roadmap) untuk meningkatkan mutu pendidikan ke depan,” ujar Nazaruddin.
Dalam asesmen ini, LAMEMBA mengutus dua asesor pakar di bidang ekonomi dan keuangan Islam, yakni Prof. Dr. M. Shabri Abd. Majid, S.E., M.Ec. dari Universitas Syiah Kuala (USK) dan Dr. Sugianto, M.A. dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Tim asesor menyampaikan apresiasi atas sinergi kelembagaan UIA dalam menyusun dan mempersiapkan instrumen akreditasi.
Prof. Shabri menekankan bahwa kehadiran LAMEMBA berfokus sebagai mitra strategis dalam memotret keunggulan kompetitif sekaligus memetakan ruang pengembangan (area for improvement) bagi Program Studi S1 Ekonomi Syariah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Program Studi S1 Ekonomi Syariah UIA, Aulia Fitri, S.Kom., M.M., menargetkan asesmen ini dapat memperkuat kapasitas kelembagaan secara berkelanjutan guna melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi di industri keuangan syariah.
“Kami berharap melalui asesmen ini diperoleh berbagai masukan konstruktif demi pengembangan Program Studi Ekonomi Syariah, baik bagi peningkatan kompetensi dosen, kualitas lulusan, maupun optimalisasi kolaborasi dengan para mitra yang selama ini telah bersinergi,” ujar Aulia.
Aulia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim task force penyusun borang, Unit Pengelola Program Studi (UPPS), jajaran rektorat, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sejak satu tahun terakhir.
“Terima kasih kami ucapkan kepada jajaran rektorat UIA dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan asesmen lapangan ini. Semoga kita mendapatkan hasil terbaik menuju predikat unggul,” pungkasnya. []






