Latih Pemanfaatan TIK, BLPT bersama DTK Provinsi Aceh Laksanakan Berkobar Tahun 2024

Avatar
Kegiatan BLPT Berkobar 2024. For Aliansi.ID

Banda Aceh | Aliansi.ID – Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT) Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melaksanakan kegiatan BLPT Berbagi dan Berkolaborasi (Berkobar) Tahun 2024 secara daring, pada Kamis, 4 Juli 2024.

Kegiatan terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Pendidikan bersama Duta Teknologi Kemendikbudristek (DTK) Provinsi Aceh. BLPT Berkobar bersama DTK dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis.

Program ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi guru di Aceh dari semua jenjang baik PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK.

“Ini akan menjadi mainstream kebijakan pendidikan di Aceh, dengan adanya kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan kompetensi TIK bagi guru di Aceh. Duta Teknologi dengan berbagai inovasinya saya berikan amanah untuk membantu guru di Aceh dalam pembelajaran berbasis TIK di sekolah,” ungkap Marthunis dalam sambutannya saat membuka kegiatan.

Baca juga :  Jumat Curhat Perdana, Kapolda Aceh Jawab Keresahan Masyarakat terkait Rohingya

Marthunis juga menambahkan secara manajemen dinas pendidikan sudah menunjuk dan memperkuat Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) sebagai pengampu dan sebagai fasilitator, koordinator dan kolaborator dalam pendekatan penggunaan TIK dalam proses pembelajaran.

Marthunis mengajak semua guru dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan diharapkan guru yang mengikuti kegiatan BLPT berkobar dapat mengimbaskan kepada guru-guru lainnya yang ada di sekolah masing-masing.

“Dengan tujuan akhir kompetensi literasi dan numerasi anak-anak di Aceh dapat terus meningkat,” ajak Marthunis.

Sementara itu, Kapokja Distribusi Platform BLPT Kemendikbudristek Tuti Alawiyah yang mewakili Kepala BLPT dalam sambutannya menyebutkan kegiatan Berkobar dilaksanakan untuk 38 provinsi di seluruh Indonesia baik luring maupun daring.

Sedangkan sekolah Indonesia di luar negeri, kata dia, dilaksanakan hanya secara daring. Kegiatan Berkobar merupakan sebuah hajatan besar dari BLPT untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.

Baca juga :  Tim Sepak Bola PON Aceh Agendakan Dua Uji Coba, Ini Calon Lawannya

“Ini adalah hajatan besar dari kami, tujuan BLPT Berkobar adalah ingin memberikan penguatan dalam pemanfaatan platform teknologi terutama PMM dan rapor pendidikan,” jelasnya.

Tuti juga menambahkan, selama ini guru disibukkan dengan pengisian pengelolaan kinerja, padahal di PMM guru dapat mengembangkan kompetensi guru dengan belajar di pelatihan mandiri dan juga mendukung proses mengajar dengan adanya referensi-referensi bahan ajar, modul ajar dan berbagai fitur pendukung lainnya.

“Rapor pendidikan merupakan platform yang disediakan Kemendikbudristek untuk melihat potret satuan pendidikan. Duta teknologi nanti akan memberikan penguatan bagaimana membaca rapor pendidikan sehingga dapat merencanakan program sekolah untuk memperbaiki kualitas satuan pendidikannya,” terangnya.

“BLPT berterima kasih kepada seluruh stakeholder atas dukungannya dalam BLPT Berkobar, baik Dinas Pendidikan, BGP Aceh, BPMP Provinsi Aceh dan semua peserta,” pungkas Tuti.

Baca juga :  Januari 2024, Polda Aceh Berhasil Ungkap 46 Kasus Narkotika

Program Berkobar 2024 dilaksanakan secara daring selama dua hari mulai dari 3-4 Juli yang diikuti sekitar 1000 orang peserta, dengan materi Platform Merdeka Mengajar, Rapor Pendidikan, juga sosialisasi Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) dan kuis Kihajar STEM.

Pendaftaran sudah dibuka dan dapat diakses melalui situs resmi pembatik.kemdikbud.go.id, sedangkan untuk kuis Kihajar STEM dapat diakses melalui laman pembatik.kemdikbud.go.id.

Peserta yang berhasil menyelesaikan program ini akan mendapatkan sertifikat yang dapat meningkatkan nilai tambah dalam penilaian kinerja.

Narasumber BLPT Berkobar 2024 merupakan DTK Provinsi Aceh, diantaranya Irayuni Sari, Fahrul Rozi, Dwi Ermayanti, Eva Deliana Bangun, Seri Amelia, Abu Bakar dan Qusthalani. []

Penulis : Qusthalani
Editor : Amrizal Abe