Penculik Berpistol Minta Tebusan Rp 70 Juta, Akhirnya Tersangka Dibekuk Tim Resmob Polres Lhokseumawe

Avatar
Tiga tersangka penculikan dengan menggunakan senjata laras pendek (pistol) diamankan di Mapolres Lhokseumawe. Foto: Ist.

Lhokseumawe | Aliansi.ID – Tim Unit V Resmob Satreskrim Polres Lhokseumawe berhasil membekuk tiga tersangka penculikan dengan menggunakan senjata laras pendek (pistol), penangkapan ini dilakukan personel di Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto melalui Kasat Reskrim IPTU Ibrahim, mengatakan kasus penculikan ini terjadi di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe pada Rabu (5/7/2023) lalu. Sedangkan korban yakni Syarbani (45) yang juga warga kecamatan setempat.

Kronologisnya, lanjut Kasat, saat itu adik kandung korban pulang ke rumah orang tuanya. Sesampai di rumah, adik korban melihat dua orang tamu dan memberitahukan bahwa abang kandungnya pergi dibawa dengan sebuah mobil Xenia ke wilayah Aceh Timur dan belum kembali ke rumah. Lalu, pada pukul 21.59 WIB adiknya dikirimkan posisi keberadaan korban oleh seseorang.

Baca juga :  Hingga 30 Juni 2023, 11.253 Unit Kendaraan Manfaatkan Program Pemutihan di Samsat Lhokseumawe

“Kemudian, korban menghubungi adiknya dengan menggunakan nomor orang lain dan memberitahukan bahwa korban disandera dan disiksa oleh pelaku, korban juga meminta agar disiapkan uang Rp 70 juta kepada adiknya. Kalau tidak, maka korban akan dihabisi. Setelah menerima telepon tersebut, adik kandung korban langsung membuat laporan resmi ke Polres Lhokseumawe,” ungkap Kasat Reskrim, Kamis (20/7/2023).

Baca juga :  Korem 011 Lilawangsa Sembelih Hewan Kurban, Enam Sapi dan Sebelas Kambing

Kata Kasat, selanjutnya Polisi melakukan penyelidikan, Tim Unit V Resmob menerima informasi tentang keberadaan tersangka penculikan dan langsung membekuk tersangka AW (25) dan MJ (38) di kawasan Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur pada Minggu (9/7/2023), kedua tersangka langsung diboyong ke Mapolres Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Selanjutnya pada Kamis (20/7/2023) sekira pukul 16.30 WIB kita berhasil menangkap satu tersangka lainnya yakni MU (41) di kawasan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Saat dilakukan penggeledahan, personel menemukan senjata laras pendek jenis Airsoft Gun yang diduga digunakan oleh tersangka untuk melakukan aksi penculikan,” ungkapnya.

Baca juga :  Panwaslih Lhokseumawe Harapkan Pengawasan Media Massa di Masa Pungut Hitung

Lebih lanjut, Kasat menjelaskan, barang bukti lain yang diamankan yaitu satu unit mobil Toyota Yaris warna putih Nopol BL 1423 DY yang digunakan para tersangka untuk berpindah-pindah tempat penyekapan dan satu unit HP Android.

“Motif para tersangka melakukan penculikan diduga karena permasalahan hutang piutang antara korban dengan MU. Ketiga tersangka dijerat Pasal 328 jo pasal 333 jo pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun,” jelas Kasat Reskrim IPTU Ibrahim.

Editor : Redaksi
Sumber : Ril