Pemuda Baroh Kuta Batee dan Mahasiswa UIN SUNA Kolaborasi Gelar Turnamen Futsal Antardusun

Avatar
Mahasiswa KPM Kelompok 07 UIN SUNA Lhokseumawe bersama pemuda dan Pemerintah Desa Baroh Kuta Batee, Aceh Utara, dalam pembukaan turnamen futsal guna mempererat silaturahmi dan mempromosikan gaya hidup sehat
Mahasiswa KPM Kelompok 07 UIN SUNA Lhokseumawe bersama pemuda dan Pemerintah Desa Baroh Kuta Batee, Aceh Utara, dalam pembukaan turnamen futsal guna mempererat silaturahmi dan mempromosikan gaya hidup sehat, Jumat (14/8/2026). 📷: Dok. KPM UIN SUNA/HO

ALIANSI.id — Pemuda Desa Baroh Kuta Batee menggelar turnamen futsal antardusun yang bersinergi dengan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe serta Pemerintah Desa Baroh Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, pada Jumat (14/8/2026).

Pertandingan yang menyedot perhatian dan antusiasme tinggi warga setempat tersebut berlangsung di lapangan desa sejak pukul 16.30 WIB hingga 18.30 WIB.

Panitia menerapkan sistem kompetisi perwakilan unit komunitas dalam ajang olahraga ini. Setiap tim bertindak sebagai representasi murni dari dusun masing-masing di lingkungan Desa Baroh Kuta Batee. Untuk menjaga keautentikan persaingan, seluruh pemain merupakan warga lokal desa, dengan setiap tim menurunkan 10 pemain.

Skema kompetisi ini dirancang khusus untuk mengoptimalisasi partisipasi publik sekaligus memupuk rasa memiliki (sense of belonging) warga terhadap wilayahnya.

Selain itu, penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan menguatkan tali silaturahmi antardusun dalam suasana yang inklusif, mempromosikan gaya hidup sehat, membentuk karakter kepemimpinan pemuda yang sportif, mempererat kolaborasi akademisi dengan masyarakat, serta memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan di tingkat desa.

Baca juga :  Atlet Merpati Putih Nurul Huda Sabet 10 Medali di Kejurda 2026

Melihat keberhasilan acara tersebut, Kepala Desa Baroh Kuta Batee, T. Azwir Thalsyah, S.Kom., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi sinergis antara pemuda desa dan mahasiswa KPM 07 UIN SUNA Lhokseumawe.

“Aktivitas olahraga berbasis komunitas seperti ini bukan sekadar mengejar kemenangan di lapangan, melainkan instrumen dinamis untuk mempererat tali silaturahmi warga,” ujar T. Azwir Thalsyah.

Selanjutnya, Azwir menegaskan bahwa melalui sinergi antardusun dan dukungan akademisi kampus tersebut, pihak desa sedang membangun tata kelola sosial yang harmonis, sehat, dan solid.

Dari sudut pandang pembinaan kepemudaan, Ridhwan, selaku Ketua Pemuda Desa Baroh Kuta Batee, menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam membakar semangat sportivitas sepanjang kompetisi. Ridhwan mengungkapkan bahwa turnamen hasil kolaborasi dengan KPM Kelompok 07 UIN SUNA Lhokseumawe ini merupakan bukti nyata potensi pemuda desa.

Baca juga :  Peusaka IX Himako di Tanah Gayo: Ajang Kekompakan dan Cerita Baru Mahasiswa Ilmu Komunikasi

“Ini bukti pemuda Desa Baroh Kuta Batee memiliki energi dan potensi besar jika diberi ruang berkreasi,” kata Ridhwan.

Ridhwan juga menyampaikan rasa syukurnya karena setiap dusun mampu mengirimkan putra-putra terbaiknya, sehingga pertandingan berjalan aman, sportif, serta penuh keakraban hingga selesai.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua KPM Kelompok 07 UIN SUNA Lhokseumawe di Desa Baroh Kuta Batee, Amiruddin, menekankan pentingnya keberlanjutan program pemberdayaan berbasis olahraga ini bagi masyarakat luas. Ia menuturkan bahwa kegiatan kolaboratif ini membawa dampak sosial yang sangat positif dalam proses pemberdayaan masyarakat.

“Olahraga menjadi media yang sangat efektif untuk menyatukan berbagai lapisan warga, memperkuat modal sosial desa, dan membakar semangat gotong royong di Desa Baroh Kuta Batee,” kata Amiruddin.

Baca juga :  Perkuat Literasi Digital Desa, UIN SUNA Sebar 188 Mahasiswa KPM Mandiri di Aceh–Sumut

Antusiasme warga juga terlihat di pinggir lapangan. Muhibbudin, salah seorang warga Desa Baroh Kuta Batee yang hadir memberikan dukungan, membagikan kesannya.

“Suasana desa terasa betul-betul meriah pada sore hari tersebut berkat kerja sama pemuda dan mahasiswa pengabdian. Menonton perwakilan dari dusun sendiri bertanding melawan dusun tetangga membawa rasa bangga tersendiri bagi warga. Namun, yang paling penting adalah setelah peluit panjang berbunyi, seluruh masyarakat tetap kembali menjadi satu keluarga besar Desa Baroh Kuta Batee,” tutur Muhibbudin.

Melalui suksesnya penyelenggaraan turnamen futsal antardusun ini, Desa Baroh Kuta Batee membuktikan bahwa pendekatan olahraga berbasis lokal mampu menjadi sarana ampuh dalam merawat persatuan, kesehatan, dan keharmonisan hidup bermasyarakat. []

Editor : Redaksi
Sumber : Ril